Sunday, 5 April 2009

Genangan Air

Sejak kami berdua menempati rumah baru, saya sedikit dibuat sibuk dengan mengatur isi rumah dan membenahi halaman rumah yang akan tetap saya buat sebagi lahan hijau.
Tadinya kami berniat untuk menambah bangunan di halaman belakang rumah kami, yang akan kami buat sebagai kamar pembantu dan ruang servis. Karena dana kami yang terbatas, akhirnya kami hanya membuat ruang servis untuk cuci dan jemuran yang terbuka pada salah satu sisinya agar udara tetap bisa mengalir.
Setelah masalah ruang servis selesai, kami baru menyadari ketika hujan turun, bahwa halaman belakang kami tergenang, karena air tidak bisa menyerap kedalam tanah dengan cepat. Sebenarnya bukan masalah yang cukup serius, hanya saja saya berniat untuk menanami rumput untuk halaman belakang kami yang tersisa. Kalo kami biarkan tergenang seperti ini yang kami takutkan adalah rumput tersebut akan mati karena terlalu lama tergenang air. Solusi menambah tanah sehingga kemiringan mengarah ke bak kontrol, sepertinya hanya solusi sesaat. Akhirnya setelah pikir-pikir, kami berniat untuk membuat resapan.
Saya bukanlah lulusan teknik sipil atau arsitek, jadi untuk membuat resapan yang baik saya sendiri tidak punya ide yang bagus. Akhirnya saya cari di internet, tanya kanan kiri dan akhirnya saya mempunyai gambaran desain yang baik.
Setelah mendapat gambaran resapan yang baik, sekarang saya tinggal mencari bahan dan tukang pastinya.
Alternatif pertama, saya ditawari oleh tukang sampah di komplek kami, dengan harga 500rb yang untuk ongkos tukang, belum terbasuk bahan-bahannya.
Alternatif kedua, orang tua saya menawari tukang yang biasa beliau pakai, dengan harga 100rb/hari untuk tukang dan keneknya.
Setelah saya timbang2 akhirnya saya pilih alternatif kedua. karena estimasi pengerjaan resapan paling lama adalah 3 hari.
Setelah tukang ok, akhirnya tinggal saya mncari baha-bahannya. Tidak banyak yang saya beli hanya 8 ikat beasr ijuk dan satu kijang batu kali untuk pondasi. Semuaanya kira2 hanya habis sekitar 200rb.
Tepat perkiraan saya, tukang tersebut hanya membutuhkan 2 hari untuk meyelesaikan resapan tersebut.
Tinggal tahap uji coba kira-kira apakah resapan saya berhasil atau tidak. tiba2 hujan turun lumayannderas. Tinggal saya dan tukang saya yang mengamati halaman belakang rumah kami. hasilnya, sudah tidak ada air tergenang lagi. Air dapat cepat meyerap kedalam tanah... ah senangnya hati saya. ternyata resapan saya berhasil dan halam belakang bisa saya tanami rumput kembali. Akhirnya hijau kembali belakang rumah kami...

Sunday, 15 March 2009

This Feeling...

Kembali menulis... setalah berhasil menyingkirkan seribu alasan kemalasan.
Dari eneg en mual begitu liat Labtop putih.. ( padahal 4 bulan yang lalu, tiap malam engga pernah absen untuk nyalain tuh labtop).
Pusing ngeliat tampilan internet... ( aneh banget ngga seh!!!)
apalagi ngeliat kolom addressnya... ihhh.. males banget...
Ngga mood buat liat komputer dan lebih milih merajut daripada browsing internet.. (nemu hobby baru).
Ngga suka ngeliat tampilan YM....
Ngga suka ngeliat gambar nulis www.blogger.com
Intinya bener2 ngejauh banget dari yang namanya Labtop and Internet.

Lebih senang merajut.... ngga suka nelpon lama-lama.
makan pagi paling suka pake abon sapi.
ngidam kurma, suka banget aroma strawberry...
doyan pake parfumnya suami tercinta.
berat sempet turun 3 kg trus naik 2 kg.
Perutnya udah keliatan makin besar.
mabuk berat kalo ke mangga dua.
doyan makan permen.
suka ngomong sambil ngelus2 perut.
ngga bisa mandi pake air dingin.
ngga suka tempe.
paling suka makan di restoran padang pake cumi gule.
pulang kantor tenggo.
Suka ngantuk en nguap ( didepan boss pula)
suka pegel kakinya kalo mau tidur ( kangen suami... khan biasanya suka di pijitin).
suka sensitif en melankolis...
hiks hiks....

Tapi biar kondisinya seperti sekarang... it's very wonderfull.
Karena sekarangini lagi diberi kesempatan sama Allah SWT untuk menjaga amanahNya yang sekarang lagi ada didalam perut... buah cinta kami berdua..

Udah 18 minggu... sudah mulai merasa ada gerakan lembut di bawah kulit perut..
Ah.. indahnya rasa ini...
Terima kasih ya Allah SWT, saya masih diberikan kesempatan untuk menjaga amanahMu..

Cibubur, 8:47 PM

Tuesday, 18 November 2008

Share my Journey

@Sunday, Nov 9, 2008 ---- Meet my old Friend

We arrived on Banjarmasin Airport at 9:20 WITA. The airport weren’t large, wide and crowded than Balikpapan Airport. It just looks like Jogjakarta Airport. The luggage conveyor just run only once so if you missed your turn you must stumble your luggage on the end of the conveyor where all missed luggage was placed in and full of people over there.

After struggling with my baggage, I have to find the person who will pick up us on the airport. But, we didn’t find anyone who brought a paper which our names written on it. I have look around the airport, hoping somebody will come with paper on his hand, the person still not come but I have grab someone that I am familiar with and I never hear about him since I was graduated from my university. He was walking closer to me who make me believe I was right; he was my friend, Lisdyanto Andi. Suddenly, I called him and he was very surprised as I was. “What are you doing here” with amazing face looking at me. .. I just smile and said “I want to go to Satui for training, mate” and the conversation was started.

@Monday, Nov 10, 2008---Conduct Training

I wake up early this morning, skim the entire presentation slides just to pacify before conduct the training. The participants are 3 people since the others were sick and will attend the next sessions. Although they were only 3, but they were very active and have a good interest to know more about the material. The discussion was running well because all participants have their opinion or experience to be shared on every case that I ask to. After office hour, other trainer invites me to taste seafood at Sari Laut, one of restaurants at Sungai Danau.

@Tuesday, Nov 11, 2008---Still Conduct Training

The group 2 is larger than previous group, because it gather the previous person whose was sick and the persons who was scheduled to attend training today. And it’s hard days… fiuh.. Since I have to speak loudly than yesterday.

@Wednesday, Nov 12, 2008---difficult to find printer

The printer located on the ground floor and I was on the 2nd floor… Ps: don’t forget to wear safety PPE since it located on workshop area (Shoes, Glasses and Helmet). Photo session, I capture a lot of moments there.

@Thursday, Nov 13, 2008----see monkey on the roof

Satui office has a lot of monkeys which appears at lunch time. They know when the lunch was ready. Amazing but little bit scaring when the monkey jump closed to me with their eyes focused on my lunch box. Hiiiiiiiiii….

@Friday, Nov 12, 2008---Last day on Satui

Conduct JDE PM, 3 hours is not enough to explain all modules, I only enlighten about end month process Cannot concentrate because a half of my soul was not here anymore. It gone with the wind across the sea with one destination, Jakarta...Hahaha :D

@Saturday, Nov 14, 2008--- Home sweet home

Welcome back Tia… Horeeee :)

Saturday, 15 November 2008

Moments....


Tegak...


Selamat Pagi...


Sendiri...


Dibawah Air...

Saturday, 8 November 2008

Travelling Again

Besok pagi-pagi sekali saya sudah bertolak dari Jakarta menuju Banjarmasin. Tujuannya kali ini ke site Satui, kalo untuk di ceritakan satui itu seperti apa saya tidak bisa bercerita lebih banyak, karena saya sendiri belum pernah menginjakkan kaki saya di sana.

Worried... sedikit.. seperti biasa, kalo ke tempat baru pertama kali rasanya ada perasaan-perasaan aneh.. but everything always have the first time.. :) so why i should be worried??

Jadi saya harus tidur nyenyak malam ini, menyalakan weker, agar besok pagi tidakketinggalan pesawat... Have a nice trip!